Mulai projectMulai

Kurangi repetisi.
Buka kemungkinan.

Beri ruang untuk pekerjaan yang membutuhkanmu. Kami hubungkan assistant, data bisnis, dan persetujuan dalam workflow yang bisa dipakai.

Mulai project

Disepakati sebelum dibangun

  • Yang dibacaHanya sumber yang disetujui: dokumen, FAQ, spreadsheet
  • Yang dikerjakanMenyusun draf, memilah, mencari, dan memperbarui CRM
  • Yang butuh manusiaSemua yang dikirim, disetujui, atau dibayar
  • Yang dicatatSetiap proses, untuk ditinjau dan diperbaiki

Saat ragu, diserahkan ke timmu

Yang termasuk

Tempat AI benar-benar berguna.

  • AI Workflow Mapping

    Memetakan proses manual, titik keputusan, sumber data, prompt, dan handoff sebelum AI dibangun.

  • AI Assistant & Knowledge

    Assistant untuk FAQ, lead qualification, document lookup, support internal, atau knowledge base dengan batasan sumber yang jelas.

  • Generative Website Feature

    Fitur generative di website, admin panel, CMS, atau portal seperti draft copy, rekomendasi, summary, dan content helper.

  • Automation Integration

    Menghubungkan AI ke webhook, form, CRM, spreadsheet, email, CMS, dashboard, atau sistem operasional lain.

Tempatnya bekerja

Satu assistant, di mana pun orang bertanya.

Pengetahuan dan aturan yang sama, di chat yang sudah dipakai pelanggan, di website, di inbox, dan di dalam sistemmu sendiri.

  • WhatsApp

    Menjawab pelanggan, kapan saja

  • Chat website

    Membantu pengunjung sebelum menelepon

  • Email

    Menyusun balasan; manusia yang mengirim

  • Panel admin

    Menulis dan merangkum di dalam sistemmu

Ragam karya sejauh ini

Lihat semua karya
Cara kerjanya

Di-scope, dibangun, lalu diuji.

  1. AI Fit Check

    Menentukan use case yang layak dibantu AI, risiko data, dan batasan output.

  2. Knowledge & Flow Setup

    Menyiapkan sumber pengetahuan, prompt, trigger, approval, dan alur integrasi.

  3. Implementation

    Membangun assistant, automation, API integration, UI, dan logging yang dibutuhkan.

  4. Testing & Handover

    Menguji output, edge case, guardrail, fallback, dan cara tim mengelola workflow setelah launch.

Harga

Mulai dari satu workflow.

Workflow pertama menjaga scope tetap kecil dan hasilnya mudah dinilai.

Yang menentukan harga
  • Jumlah langkah workflow
  • Tools dan data yang dihubungkan
  • Aturan persetujuan
  • Volume permintaan
  • Pemantauan setelah serah terima
Brief-mu menjadiScope dan penawaran tertulisDisepakati sebelum pekerjaan dimulai.
FAQ

Sebelum kamu bertanya.

Apakah AI akan mengirim sesuatu tanpa dicek?

Hanya jika kamu memutuskannya.

Setiap workflow yang kami susun punya langkah review. Timmu yang menyetujui hasilnya.

Bagaimana dengan data kami?

Hanya data yang dibutuhkan tugasnya.

Sebelum membangun, kami sepakati data apa saja yang boleh diakses workflow.

Perlu mengganti tools yang sekarang?

Tidak, kami hubungkan tools yang sudah ada.

Spreadsheet, email, CRM, atau CMS, selama memungkinkan.

Workflow pertama yang cocok seperti apa?

Sering berulang, aturannya jelas, dan sudah ada pemeriksanya.

Jawaban FAQ, pemilahan lead, dan pencarian dokumen sering jadi awal.

Mulai project

Siapkan ini, agar balasan pertama kami bisa spesifik.

  • Satu workflow yang berulang
  • Alat dan data yang terlibat
  • Pihak yang menyetujui hasil
  • Contoh output yang baik
  1. Kamu kirim briefBeberapa menit mengisi form. Jawaban kasar pun tidak apa-apa.
  2. Kami balas dengan pertanyaanAtau mengajak panggilan singkat jika lebih cepat.
  3. Kamu terima scope dan penawaran tertulisApa saja yang termasuk, timeline, dan harga, sebelum kamu memutuskan.